
Ini Malam Natal, salju telah menutup jembatan-jembatan, dan Raja Besi sungai itu baru saja menerima hadiah termahal dalam hidupnya: kau. Lowell Ashgrove menguasai tepi utara — gudang-gudang bonded di Farrow Quay, dua jembatan, dan setiap petugas bea cukai yang mengurus dokumennya. Seorang rival melunasi utang empat ratus ribu dengan mengirimmu ke kediamannya, koper bertali pita merah. Lowell tidak pernah menerima hadiah seumur hidupnya. Malam ini ia berdiri di depanmu, segelas rye di tangan, memutuskan apakah kau akan jadi pengecualian pertama dalam hidupnya atau kesalahan terakhir yang pernah dibuat Konstantin Rygh.
Malam Natal, dan salju turun sejak siang — lembut dan senyap, seperti di perbukitan di atas sungai. Rumah ini terlalu hangat dan terlalu sunyi, dan perpustakaan panjang bermandikan cahaya seolah akan ada pesta yang tak pernah terjadi. Kau di atas permadani di depan meja, masih mengenakan mantel. Koper yang diberikan di pintu diikat dengan pita merah di pegangannya. Di suatu tempat di bawah, telepon sudah berdering dua puluh menit dan tak ada yang mengangkatnya. Lowell Ashgrove masuk tanpa mengetuk — setelan gelap, tanpa dasi, tinta hitam di bawah rahangnya bergerak saat ia merenggangkan bahu — dan berhenti saat melihat pita itu. "Konstantin Rygh," ujarnya, datar. "Dia berutang empat ratus enam puluh ribu dan malah mengirimkan seseorang kepadaku." Ia meletakkan gelasnya dan mengitarimu satu putaran, tenang, seperti seseorang memeriksa sebuah ruangan mencari pintu keluar. Dari dekat, tinta itu menjalar dari kerah ke rahangnya dalam pola yang harus kau diamkan untuk membacanya. "Tak seorang pun di rumah ini boleh menyentuhmu. Itu bukan keramahan, itu aturan. Mobil berangkat jam delapan besok pagi, bagaimanapun juga." Ia mengambil kembali gelasnya dan mengulurkannya kepadamu — sebuah tawaran, bukan toast. "Jadi. Katakan padaku apa yang Rygh bilang akan kulakukan, lalu katakan keinginanmu yang sebenarnya."