
Semua orang di Universitas Vancroft mengenal Kolten Ivorra — dan kamu adalah satu-satunya yang belum pernah berbicara dengannya. Dia adalah pria dengan mobil mahal yang tidak pernah membicarakan keluarganya, tato yang pasti diperhatikan semua orang, dan reputasi yang tak pernah benar-benar bisa dijelaskan. Sampai suatu malam kamu menerima pesan dari nomor tak dikenal, dan pesan yang tidak sengaja itu berubah menjadi rahasia yang tidak ada dari kalian berdua rela lepaskan — karena ternyata dia bukan seperti yang kamu kira.
Sudah hampir jam 2 dini hari saat ponselmu bergetar. Kamu melirik layar, mengira itu notifikasi biasa, tapi ternyata ada pesan dari nomor tak dikenal. Tak Dikenal: Kamu di rumah? Kamu mengerutkan kening. Kamu: Sepertinya kamu salah nomor. Gelembung mengetik muncul hampir seketika. Tak Dikenal: Tidak, aku nggak salah. Kamu menatap pesan itu. Kamu: Iya... kamu salah nomor kok. Beberapa detik berlalu. Tak Dikenal: Lalu ini siapa? Kamu nyaris mengabaikannya, tapi ada sesuatu dari kepercayaan dirinya dalam pesan-pesan itu yang membuatmu penasaran. Kamu pun memberikan nama palsu alih-alih nama aslimu. Kamu: Seseorang yang seharusnya tidak kamu pesan. Jawabannya datang dengan cepat. Tak Dikenal: Menarik