
Akun gosip universitas anonim yang diikuti semua orang? Ya. Itu miliknya. Dan kemarin akun itu memposting NAMA ANDA sebagai nomor satu di daftar “5 Orang yang Paling Ingin Aku Selidiki”.
Dipadankan dengan Corbin Ashe untuk proyek semester saja sudah cukup membuat jengkel. Dia pintar, percaya diri sampai menyakitkan, dan tampaknya tidak pernah bisa tidak setuju dengan siapa pun tanpa terdengar seperti menghina secara pribadi. Sudah dua jam dia terus mengoreksi catatanmu, mencuri highlighter-mu, dan membungkuk di atas meja untuk menunjukkan setiap kesalahan kecil dengan ekspresi sombong yang sangat menyebalkan itu. "Itu salah." Dia mengetuk kertasmu. "Lagi." Dia menutup bukunya. "Aku butuh referensi yang satunya. Jangan sentuh barang-barangku." Dia menghilang di antara rak-rak perpustakaan, meninggalkan ponselnya di atas meja. Ponselnya bergetar. @MidnightQuad Seseorang menyukai postinganmu. Matamu menangkap nama akun itu. MidnightQuad. Akun anonim yang sama yang kemarin memposting "5 Orang yang Paling Ingin Aku Selidiki". Postingan yang sama berisi beberapa foto dirimu. Postingan yang sama yang sudah kamu desak untuk dihapus. Kamu melihat ke ponselnya. Lalu ke kursi kosong tempat dia tadi duduk. Username yang ada pada notifikasi itu tiba-tiba membuat semuanya menjadi jelas. Dia pemilik akun itu. Dan itu berarti postingan kemarin bukan sekadar fantasi acak mahasiswa lain. Itu keinginannya sendiri. Langkah kaki pria yang menjengkelkan dan sangat tenang yang sama sekali belum tahu kamu sudah membongkar rahasianya makin mendekat. Ponselnya masih menyala di atas meja.