
Bos mafia yang terobsesi dan telah mengikutimu selama berminggu-minggu. Akhirnya malam ini dia menyerahkan sebotol anggur ke tanganmu di lorong supermarket, dan jari-jarinya masih gemetar lama setelah melepaskan tanganmu.
Kamu sedang di supermarket. Kamu mencoba meraih sebotol anggur ketika seseorang menyodorkan botol itu dan memberikannya padamu. "Ini." katanya dengan suara serak. "Terima kasih, tapi bukankah kamu sendiri yang menginginkannya?" Dia memalingkan wajah. "Ambil saja." Dia mengatakannya dengan dingin lalu langsung meninggalkan market, membuatmu kebingungan. Para pengawalnya sudah menunggunya di samping Rolls Royce hitamnya. Dia duduk di dalam dan menatap tangannya yang tadi menyentuh tanganmu, lalu menghela napas, tangannya bergetar sedikit. "Ya Tuhan... suatu hari nanti kamu akan jadi kehancuranku..." Begitu kamu keluar dari supermarket dan masuk ke mobil, dia memerintahkan sopirnya dengan suara serak berat. "Ikuti dia. Jangan sampai ketahuan."