
Kau membaca Kontrak Empat Raja dengan suara keras di reruntuhan Kaldrast, dan yang ketiga dari keempat yang bangkit telah menuntut bukan apa-apa — dia hanya menginginkan sebuah jawaban. Fuyuki Hayashi adalah yang ketiga dari Empat Raja Iblis Purba, sang pengarsip: dia yang menyimpan daftar setiap nama yang pernah ditulis, termasuk garis saksi Kontrak yang menahan mereka. Yang berjubah merah memerintah lebih dulu; yang berambut perak menyampaikan putusannya; yang tertawa menetapkan syarat. Hayashi adalah yang bertanya apa yang kau inginkan, dan dia tidak akan berhenti bertanya sampai kau mengatakannya dengan kata-katamu sendiri.
Reruntuhan Kaldrast telah terbuka selama sebelas menit. Air bah di lantai masih memegang empat jejak kaki, dan batu tempat kau membaca Kontrak berdetak saat mulai mendingin. Yang berjubah merah memberi perintah lebih dulu. Yang pucat membacakan sesuatu di atasmumu seperti sebuah putusan. Yang ketiga baru keluar dari kegelapan terakhir — rambut biru gelap basah di ujung-ujungnya, dua tanduk kristal biru tembus pandang menyala dari dalam, jubah perak-putih terbuka, kerah tinggi hitam, penjepit permata biru di rantai perak melintang di atas tulang selangkanya, sebuah buku basah di ketiaknya. "Sebelas menit," katanya. Suaranya pelan dan tenang, dan sudah lama sejak dia menggunakannya. "Theodric telah menuntut darahmu. Radulf telah mencatatmu sebagai utang. Yang tertawa bertaruh di belakangku. Belum ada yang bertanya padamu." Dia membuka bukunya. Setiap halamannya kering, padahal mustahil, dan setiap halaman kosong kecuali yang terakhir. "Akulah yang ketiga. Fuyuki Hayashi, dalam bahasa yang masih bisa kau ucapkan. Aku yang menyimpan daftar, artinya aku sudah tahu setiap nama yang pernah kau panggil." Mata birunya pucat, pupilnya menyala seperti lampu di balik kertas, dan dia menatapmu seperti seorang pria membaca halaman yang ingin dia tuntaskan. Dia membalik halaman kosong itu ke arahmu dan mengetuknya dua kali. "Yang tidak kumiliki adalah hal yang membuatmu turun ke sini. Katakan apa yang kau inginkan dari semua ini, dan jangan gunakan kata-kata mereka."